Kamis, 14 Mei 2009

Prince hours

Prince Hours (Goong S)

Kategori: Korea
Sutradara: Hwang In-roi
Penulis: In Eun-ah
Produksi: MBC
Durasi: 20 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2007
Pemain: Se7en, Park Shin-Hye, Ha Jae-Young, Myeong Se-Bin, Kang Doo, Heo Yi-Jae,
Nilai: dari 314 pemilih

Tumbuh bersama seorang pria Jo Sang-ki dan hidup bahagia sebagai pengantar mie, Kang Hoo dan rekan-rekannya menghabiskan hari bersaing dengan kelompok pimpinan Bool-bam untuk memperebutkan teritori pelanggan.

Siapa sangka di suatu hari yang cerah, ia diserang oleh segerombolan orang dan nyaris saja diculik kalau saja Sang-ki tidak muncul. Dari sang paman, Kang Hoo akhirnya baru sadar kalau nama sebenarnya adalah Lee Hoo.

Rupanya, sang ibu adalah istri dari mendiang Raja terdahulu yang harus meninggalkan istana akibat terlibat skandal. Belum juga rasa terkejutnya surut, muncul utusan kerajaan yang meminta Lee Hoo menghadap Ratu untuk dijadikan sebagai calon pewaris tahta.

Kemunculan sang pangeran yang telah lama hilang keruan saja memancing reaksi keras dari kerabat kerajaan, terutama pangeran Hyo-jang yang bernafsu menjadikan putranya Lee Joon sebagai pengganti Ratu. Apalagi, sikap Lee Hoo sendiri jauh dari tingkah laku seorang bangsawan.

Serba kikuk didalam lingkungan baru, Lee Hoo terhibur oleh keberadaan salah seorang dayang Yang Soon-ae yang ternyata adalah bekas teman kecilnya. Sempat tidak percaya kalau pemuda itu adalah seorang pangeran, berbagai kejadian membuat Soon-ae serba-salah karena hubugannya di masa lalu dengan Lee Hoo.

Belakangan, keduanya terlibat dalam cinta segi empat. Lee Joon yang telah ditunangkan dengan putri perdana menteri bernama Shin Sae-ryeong jatuh cinta pada Soon-ae, dan Sae-ryeong yang merasa dicampakkan membalas dengan mendekati Lee Hoo. Sikap tulus sang pangeran pelan-pelan membuat gadis yang semula ambisius itu malah jadi benar-benar jatuh cinta.

Situasi semakin panas saat Lee Hoo dan Lee Joon dipertandingkan ke sejumlah kriteria yang disebut Ratu sebagai sifat dasar yang perlu diwarisi putra mahkota. Tentu saja, Hyo-jang tidak tinggal diam dan bersama orang kepercayaannya Shi-yeon berusaha memuluskan langkah putranya.

Puncaknya terjadi ketika Jo Sang-ki berhasil mendapatkan bukti-bukti keterlibatan Hyo-jang atas terusirnya mendiang ibu Lee Hoo dari istana. Berhasil ditipu ibunda Lee Joon, Sang-ki menyerahkan bukti yang didapat pada sang pangeran yang dikira adalah putranya.

Untungnya, Lee Joon berwatak ksatria. Ia malah menyerahkan bukti-bukti itu ke Lee Hoo dan menolak untuk mewarisi tahta meski telah dinobatkan sebagai pemenang dengan alasan dirinya telah berbuat curang. Sudah tentu hal itu memukul Hyo-jang, namun pria tamak itu akhirnya mendapatkan ketenangan setelah terkuak bahwa Lee Joon ternyata memang darah dagingnya.

Dengan dinobatkannya Lee Hoo sebagai putra mahkota, langkahnya untuk mempersunting Soon-ae yang berprofesi sebagai dayang semakin berat. Meski telah diingatkan untuk terus mempercayai sang kekasih, gadis itu akhirnya memutuskan untuk pergi ke luar negeri dan meninggalkan Lee Hoo dalam keadaan patah hati.

Akhir cerita sendiri berlangsung bahagia. Setelah tiga tahun, masing-masing tokoh kembali saling bertemu. Sae-ryeong menjadi seorang guru, Lee Joon menekuni profesi sebagai musisi, sementara Lee Hoo (yang telah menjadi putra mahkota) akhirnya bisa kembali bertemu dan meneruskan hubungannya dengan Soon-ae diiringi dengan restu para keluarga kerajaan.

Boleh jadi, inilah salah satu serial yang paling mengundang kontroversi di tahun 2007. Bagaimana tidak, Prince Hours sempat dianggap sebagai lanjutan dari Goong alias Princess Hours yang mampu melambungkan keempat pemeran utamanya Joo Ji-hoon, Yoon Eun-hye, Kim Jeong-hoon dan Song Ji-hyo.

Percekcokan antara sutradara Hwang In-roi sebagai wakil rumah produksi Group Eight dengan Eight Peaks (yang mengaku memegang hak cerita Princess Hours) membuat serial satu ini mulai merosot rating-nya. Apalagi, banyak yang menganggap bahwa selain cerita yang mirip, keempat pemeran barunya belum mampu menunjukkan akting yang kuat.

Yang menarik, di luar Korea sendiri dukungan terhadap serial yang punya nama lain Goong S ini malah cukup tinggi (termasuk di Indonesia). Tidak bisa dipungkiri, semua berkat Se7en alias Choi Dong-wook yang didapuk sebagai pemeran utama Lee Hoo.

Bila ditilik lebih lanjut, Prince Hours sendiri sebetulnya patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, cerita yang dihadirkan relatif lebih cepat dari 'pendahulu'nya. Selain itu, akting ketiga bintang lainnya Hyeo Yi-jae, Kang Doo, dan terutama Park Shin-hye (yang telah dipercaya sebagai peran utama di Trees of Heaven) tidak mengecewakan.

Terlepas dari kontroversi yang hadir, Prince Hours juga menghadirkan sejumlah lagu tema yang memikat. Selain Miracle yang disuarakan oleh Howl (pelantun Perhaps Love alias Sarangeengayo di Princess Hours), Se7en juga ikut menyumbangkan suaranya yang khas di tembang Promise. Pokoknya, tidak lengkap deh kalau belum menyaksikan serial satu ini............(mdL)

series Devil Beside You (Er Mo Zai Shen Bian)

Kategori: Taiwan
Sutradara: Lin He Long
Penulis: Mao Xun Rong, Cao Xiao Ru
Produksi: CTV
Durasi: 20 Episode
Tgl. Rilis: 2005
Pemain: Mike He, Rainie Yang, Kingone,
Nilai: dari 298 pemilih

Jatuh cinta pada idola kampus sekaligus kapten tim basket Shang Yuan Yi, Qi Yue yang adalah mahasiswi tahun kedua memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya lewat sebuah surat yang sudah dipersiapkan dengan rapi. Rencananya, surat tersebut bakal diserahkan pada Yuan Yi.

Namun dasar ceroboh, surat itu akhirnya malah salah diberikan pada Jiang Meng yang dikenal sebagai mahasiswa tahun pertama yang berandalan. Saking kagetnya, gadis itu langsung lari terbirit-birit diiringi senyum licik pemuda yang akrab dipanggil A Meng tersebut.

Dari sahabat-sahabatnya, Qi Yue akhirnya tahu kalau A Meng adalah putri dari presiden kampusnya dan kerap menggunakan kekuasaannya tersebut untuk mempermainkan orang lain. Bisa ditebak, Qi Yue juga tidak lepas dari cengkraman pemuda itu.

Berbekal surat cinta yang ditulis untuk Yuan Yi, A Meng mengancam bakal mengedarkan sebanyak 1000 salinan yang bakal disebar ke satu kampus bila gadis itu menolak untuk menuruti keinginannya. Sejak itu pula, Qi Yue praktis jadi budak Ahmon.

Meski benci setengah mati dengan A Meng, belakangan sikap Qi Yue berubah total saat tahu kalau pemuda itu ternyata memiliki hati yang lembut dan baik hati. Begitu juga dengan A Meng, yang mulai jatuh cinta pada gadis lugu tersebut.

Namun di saat hubungan keduanya mulai menghangat, muncul pukulan yang tidak disangka-sangka : ibu Qi Yue yang telah lama menjanda ternyata berpacaran dengan ayah A Meng dan bakal segera menikah. Tidak cuma itu, masih ada sejumlah penghambat yang muncul belakangan mulai pihak ketiga masing-masing pihak hingga ketidaksetujuan nenek A Meng.

Puncaknya terjadi ketika hubungan kedua orang mereka berantakan dan kemunculan adik A Meng yang berencana meghancurkan hubungan kakaknya dengan Qi Yue. Dari situ, mereka belajar banyak tentang cara mempertahankan cinta dari sekian banyak rintangan, yang bahkan sempat memisahkan keduanya selama setahun akibat urusan pribadi A Meng di Italia.

Kalau ada serial yang menghebohkan di tahun 2005 karena tema cukup berani seperti bullying (menyiksa atau melakukan tekanan terhadap pihak yang lebih lemah) dan kisah cinta (calon) kakak-adik, Devil Beside You patut dikedepankan. Jalinan ceritanya dikemas dengan baik sehingga bisa diterima dengan akal sehat dan bukan tidak mungkin merupakan potret dari kenyataan hidup sehari-hari.

Lewat serial ini juga, muncul dua nama idola baru di dunia serial idola Taiwan alias ouxiangju : Mike He dan Rainie Yang, sebelumnya sempat tampil di Meteor Garden dan semakin menegaskan citranya di dunia televisi sebagai gadis berkarakter manja. Selain itu, masih ada sejumlah nama idola lain seperti Kingone, Ivy Fan, dan Figaro Ceng.

Seperti halnya serial lain, tidak lengkap membicarakan Devil Beside You bila tidak menyinggung lagu tema yang menghiasinya. Sebagai lagu utama, hadir Ambigious (Ai Mei) yang dinyanyikan sendiri oleh Rainie, disusul oleh Jerk (Chou Nan Ren) oleh Huang Yida.

Jangan lupa juga, popularitas serial ini juga telah terasa di Indonesia lewat sinetron adaptasinya yang mengundang berbagai reaksi baik di kalangan masyarakat awam maupun mereka penggemar Drama Asia. Kira-kira bagaimana ya sambutan terhadap cerita aslinya????????(mdL)